Rabu, 07 September 2016



Hi Readers...
Kali ini kita akan membahas tentang:
BUMI  DAN MANUSIA SEBAGAI PENGHUNI BUMI.
A.    Sejarah Bumi
Banyak teori yang mengemukakan tentang bagaimana bumi ini terbentuk. Dan dari teori-teori tersebut disimpulkan bahwa bumi ini terbentuk sekitar 4,54 miliar (4,54×109) tahun yang lalu melalui akresi dari nebula matahari. Usia bumi ditaksir sepertiganya usia alam semesta.pelepasan gas vulkanik  diduga menciptakan atmosfer tua yang nyaris tidak beroksigen dan beracun bagi manusia dan sebagian besar makhluk hidup masa kini. Sebagian besar permukaan Bumi meleleh karena vulkanisme ekstrem dan sering bertabrakan dengan benda angkasa lain. Sebuah tabrakan besar diduga menyebabkan kemiringan sumbu bumi dan menghasilkan bulan. Seiring waktu, Bumi mendingin dan membentuk kerak padat dan memungkinkan cairan tercipta di permukaannya. Bentuk kehidupan pertama muncul antara 2,8 dan 2,5 miliar tahun yang lalu.
Kehidupan fotosintesis muncul sekitar 2 miliar tahun yang lalu, yang memperkaya oksigen di atmosfer. Sebagian besar makhluk hidup masih berukuran kecil dan mikroskopis, sampai akhirnya makhluk hidup multiseluler kompleks mulai lahir sekitar 580 juta tahun yang lalu. Pada periode kambium Bumi mengalami difersifikasi filum besar-besaran yang sangat cepat.Perubahan biologis dan geologis terus terjadi di planet ini sejak terbentuk. Organisme terus berevolusi berubah menjadi bentuk baru atau punah seiring perubahan Bumi. Proses tektonik lempeng memainkan peran penting dalam pembentukan lautan dan benua di Bumi, termasuk kehidupan di dalamnya.Biosfer memiliki dampak besar terhadap atmosfer dan kondisi abiotik lainnya di planet ini, seperti pembentukan lapisan ozon, proliferasi oksigen, dan penciptaan tanah.
B.     Asal Usul Manusia
1.      Menurut Agama Islam
Asal usul manusia dalam agama islam terdapat dalam kitab suci Al-Quran yang mana proses penciptaan manusia pentama diawali dengan diciptakannya Adam dari tanah kering kemudian ditiupkan ruh kedalamnnya. Seperti sabda nabi Muhammad SAW. Yang berbunyi “Sesungguhnya Allah menciptakan Adam as dari segenggam tanah yang diambil dari seluruh bagian bumi, maka anak cucu Adampun seperti itu, sebagian ada yang baik dan buruk, ada yang mudah (lembut) dan kasar dan sebagainya.”
Kemudian setelah Nabi Adam terbentuk diciptakanlah Siti Hawa karena segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah Itu berpasang-pasangan. Termasuk juga manusia diciptakan berpasang-pasangan. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 1 yang artinya “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari jiwa yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”
Dan selanjutnya proses penciptaan manusia keturunan nabi Adam seperti manusia sekarang ini itu juga  dijelaskan dalam surah Al-Mukminun ayat 12-14 yang artinya “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al Mu’minuun : 12-14).
2.      Menurut Sumber Sejarah
Menurut submer sejarah manusia ini berasal dari kera yang kemudian berevolusi menjadi manusia. Teori ini didukung oleh para ahli dan ahli pencetusnya yaitu Charles Darwin. Namun teori ini di bantah oleh orang kebanyakan karena mereka lebih pencaya pada agama masing-masing. Seperti yang saya kemukakan diatas. Mereka lebih percaya pada teori yang terdapat dalam kitab suci mereka. Namun teori ini terus berkembang sampai sekarang dan juga di ajarkan dalam dunia pendidikan sejak abad ke 16.
Pernyataan Darwin mendukung bahwa manusia modern berevolusi dari sejenis makhluk yang mirip kera. Selama proses evolusi yang diduga telah dimulai dari 5 atau 6 juta tahun yang lalu, dinyatakan bahwa terdapat beberapa bentuk peralihan antara manusia modern dan nenek moyangnya yang ditetapkan menjadi empat kelompok dasar sebagai berikut:
a.       Australophithecines (berbagai bentuk yang termasuk dalam genus Australophitecus)
b.      Homo habilis
c.       Homo erectus
d.      Homo sapiens
Darwin menyimpulkan bahwa manusia modern berevolusi dari sejenis makhluk hidup mirip kera, yang dijelaskan berawal dari species Pilopithecus yang berevolusi hingga menjadi  Homo Sapiens.
C.     Manusia Dan Kebudayaan Serta Faktor Yang Mempengaruhinya
1.       Definisi Manusia
            Manusia pada dasarnya adalah makhluk budaya yang harus membudayakan dirinya. Manusia sebagai makhluk budaya mampu melepaskan diri dari ikatan dorongan nalurinya serta mampu menguasai alam sekitarnya dengan alat pengetahuan yang dimilikinya. Hal ini berbeda dengan binatang sebagai makhluk hidup yang sama-sama makhluk alamiah, berbeda dengan manusia hewan tidak dapat melepaskan dari ikatan dorongan nalurinya dan terikat erat oleh alam sekitarnya.
2.      Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat.  Definisi Kebudayaan adalah kebiasaan -kebiasaan suatu masyarakat yang dilakukan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya, dan setiap daerah memiliki kebudayaan sendiri -sendiri.
3.      Faktor yang mempengaruhi
            Kebudayaan adalah hasil ciptaan manusia yang hidup dalam masyarakat. Dari hidup bermasyarakat itulah maka timbullah kebudayaan. Hanya saja karena manusia yang hidup bermasyarakat itu terpencar-pencar di segala penjuru dunia, maka kebudayaan yang ditimbulkan juga bermacam-macam pula. Misalnya; semua bangsa menginginkan pakaian, rumah dan makanan. Tetapi pakaian, rumah dan makanan yang diinginkannya itu bagaimana bentuknya, masing-masing bangsa berbeda-beda.
Contoh; pakaian nasional bangsa Eropa berbeda dengan pakaian bangsa Arab, dan berbeda pula dengan bentuk pakaian bangsa Indonesia. Begitu pula bentuk rumah dan jenis makanan.
Faktor-faktor yang mendorong :
a.       Kontak dengan kebudayaan lain
b.      Sistem pendidikan yang maju
c.       Sikap menghargai hasil karya orang lain dan keinginan untuk maju
d.      Toleransi terhadap perbuatan menyimpang
e.       Sistem lapisan masyarakat yang terbuka
f.        Penduduk yang heterogen
g.      Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu
h.       Orientasi ke depan
i.        Nilai meningkatkan taraf hidup
Faktor-faktor yang menghambat
j.        Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
k.      Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat
l.        Sikap masyarakat yang tradisional
m.    Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat (vested Interest)
n.      Rasa takut terjadinya kegoyahan dalam integrasi kebudayaan
o.      Prasangka terhadap hal baru
p.      Hambatan ideologis
q.      Kebiasaan
r.        Sikap pasrah
D.    Aktivitas Manusia Dalam Ruang
Aktivitas manusia dalam ruang berupa profesi yang dijalani oleh manusia itu sendiri (human activity). Dalam perkembangan ekonomi kehidupan manusia ada beberapa tahapan.  Adapun tahap-tahap kehidupan masyarakat yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi (fundamental occupation) sebagai berikut:
1.       Berburu dan meramu
2.      Pastoral / menggembala
3.       Bertani
4.       Pra ndustri
5.      Masyarakat pertanian modern dan industry maju.
     Kegiatan tersebut semakin berkembang seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahkan kegiatan ekonomi sekarang sudah mengalami perubahan orientasi, yaitu dari kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam berubah menjadi sumberdaya berbasis kreatifitas yang dikenal juga dengan istilah ekonomi kreatif.
Manusia beraktivitas dan senantiasa bersentuhan dengan sesamanya, alam, maupun ruang. Dalam kegiatan sosial ekonomi, perlu didukung oleh sarana dan prasarana. Berdasarkan bentuknya, prasarana dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu berbentuk ruang dan bangunan (space) dan yang berbentuk jaringan. Prasarana berbentuk ruang baerupa perlindungan (rumah), pelayanan umum (birokrasi), kebudayaan berupa bangunan hasil budi daya manusia. Prasarana yang berbentuk jaringan berupa system pengangkutan, fasilitas umum, system pengairan, system komunikasi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar