Hi
Readers...
Kali
ini kita akan membahas tentang:
BUMI DAN MANUSIA SEBAGAI PENGHUNI BUMI.
A.
Sejarah
Bumi
Banyak
teori yang mengemukakan tentang bagaimana bumi ini terbentuk. Dan dari
teori-teori tersebut disimpulkan bahwa bumi ini terbentuk sekitar 4,54 miliar
(4,54×109) tahun yang lalu melalui akresi dari nebula matahari. Usia bumi ditaksir sepertiganya usia alam semesta.pelepasan gas vulkanik
diduga menciptakan atmosfer tua yang nyaris tidak beroksigen
dan beracun bagi manusia dan sebagian besar makhluk hidup masa kini. Sebagian
besar permukaan Bumi meleleh karena vulkanisme ekstrem dan sering bertabrakan
dengan benda angkasa lain. Sebuah tabrakan besar diduga menyebabkan kemiringan sumbu bumi dan menghasilkan bulan. Seiring waktu, Bumi
mendingin dan membentuk kerak
padat dan memungkinkan cairan tercipta di permukaannya. Bentuk kehidupan pertama
muncul antara 2,8 dan 2,5 miliar tahun yang lalu.
Kehidupan fotosintesis
muncul sekitar 2 miliar tahun yang lalu, yang memperkaya oksigen di atmosfer.
Sebagian besar makhluk hidup masih berukuran kecil dan mikroskopis, sampai
akhirnya makhluk hidup multiseluler kompleks mulai lahir sekitar 580 juta
tahun yang lalu. Pada periode kambium Bumi mengalami difersifikasi filum
besar-besaran yang sangat cepat.Perubahan biologis dan geologis terus terjadi
di planet ini sejak terbentuk. Organisme terus berevolusi
berubah menjadi bentuk baru atau punah seiring perubahan Bumi. Proses tektonik lempeng memainkan peran penting dalam pembentukan lautan dan benua
di Bumi, termasuk kehidupan di dalamnya.Biosfer
memiliki dampak besar terhadap atmosfer dan kondisi abiotik lainnya di planet
ini, seperti pembentukan lapisan ozon, proliferasi oksigen, dan
penciptaan tanah.
B.
Asal
Usul Manusia
1.
Menurut
Agama Islam
Asal
usul manusia dalam agama islam terdapat dalam kitab suci Al-Quran yang mana
proses penciptaan manusia pentama diawali dengan diciptakannya Adam dari tanah
kering kemudian ditiupkan ruh kedalamnnya. Seperti sabda nabi Muhammad SAW.
Yang berbunyi “Sesungguhnya
Allah menciptakan Adam as dari segenggam tanah yang diambil dari seluruh bagian
bumi, maka anak cucu Adampun seperti itu, sebagian ada yang baik dan buruk, ada
yang mudah (lembut) dan kasar dan sebagainya.”
Kemudian
setelah Nabi Adam terbentuk diciptakanlah Siti Hawa karena segala sesuatu yang
diciptakan oleh Allah Itu berpasang-pasangan. Termasuk juga manusia diciptakan
berpasang-pasangan. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surah An-Nisa ayat
1 yang artinya “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah
menciptakan kamu dari jiwa yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan
isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan
perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan)
nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan
silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”
Dan
selanjutnya proses penciptaan manusia keturunan nabi Adam seperti manusia
sekarang ini itu juga dijelaskan dalam
surah Al-Mukminun ayat 12-14 yang artinya “Dan sesungguhnya Kami telah
menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami
jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami
jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang,
lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan ia
makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling
Baik." (QS. Al Mu’minuun : 12-14).
2. Menurut Sumber Sejarah
Menurut
submer sejarah manusia ini berasal dari kera yang kemudian berevolusi menjadi
manusia. Teori ini didukung oleh para ahli dan ahli pencetusnya yaitu Charles
Darwin. Namun teori ini di bantah oleh orang kebanyakan karena mereka lebih
pencaya pada agama masing-masing. Seperti yang saya kemukakan diatas. Mereka
lebih percaya pada teori yang terdapat dalam kitab suci mereka. Namun teori ini
terus berkembang sampai sekarang dan juga di ajarkan dalam dunia pendidikan
sejak abad ke 16.
Pernyataan Darwin mendukung bahwa
manusia modern berevolusi dari sejenis makhluk yang mirip kera. Selama proses
evolusi yang diduga telah dimulai dari 5 atau 6 juta tahun yang lalu,
dinyatakan bahwa terdapat beberapa bentuk peralihan antara manusia modern dan
nenek moyangnya yang ditetapkan menjadi empat kelompok dasar sebagai berikut:
a. Australophithecines (berbagai bentuk
yang termasuk dalam genus Australophitecus)
b. Homo habilis
c. Homo erectus
d. Homo sapiens
Darwin
menyimpulkan bahwa manusia modern berevolusi dari sejenis makhluk hidup mirip
kera, yang dijelaskan berawal dari species Pilopithecus yang berevolusi hingga menjadi Homo Sapiens.
C. Manusia Dan Kebudayaan Serta Faktor
Yang Mempengaruhinya
1.
Definisi Manusia
Manusia
pada dasarnya adalah makhluk budaya yang harus membudayakan dirinya. Manusia
sebagai makhluk budaya mampu melepaskan diri dari ikatan dorongan nalurinya
serta mampu menguasai alam sekitarnya dengan alat pengetahuan yang dimilikinya.
Hal ini berbeda dengan binatang sebagai makhluk hidup yang sama-sama makhluk
alamiah, berbeda dengan manusia hewan tidak dapat melepaskan dari ikatan
dorongan nalurinya dan terikat erat oleh alam sekitarnya.
2.
Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan
sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Definisi Kebudayaan adalah kebiasaan -kebiasaan
suatu masyarakat yang dilakukan secara turun temurun dari
satu generasi ke generasi berikutnya, dan setiap daerah memiliki kebudayaan
sendiri -sendiri.
3. Faktor yang mempengaruhi
Kebudayaan
adalah hasil ciptaan manusia yang hidup dalam masyarakat. Dari hidup
bermasyarakat itulah maka timbullah kebudayaan. Hanya saja karena manusia yang
hidup bermasyarakat itu terpencar-pencar di segala penjuru dunia, maka kebudayaan
yang ditimbulkan juga bermacam-macam pula. Misalnya; semua bangsa menginginkan
pakaian, rumah dan makanan. Tetapi pakaian, rumah dan makanan yang
diinginkannya itu bagaimana bentuknya, masing-masing bangsa berbeda-beda.
Contoh; pakaian nasional bangsa Eropa berbeda dengan pakaian bangsa Arab, dan berbeda pula dengan bentuk pakaian bangsa Indonesia. Begitu pula bentuk rumah dan jenis makanan.
Contoh; pakaian nasional bangsa Eropa berbeda dengan pakaian bangsa Arab, dan berbeda pula dengan bentuk pakaian bangsa Indonesia. Begitu pula bentuk rumah dan jenis makanan.
Faktor-faktor
yang mendorong :
a.
Kontak
dengan kebudayaan lain
b.
Sistem
pendidikan yang maju
c.
Sikap
menghargai hasil karya orang lain dan keinginan untuk maju
d.
Toleransi
terhadap perbuatan menyimpang
e.
Sistem
lapisan masyarakat yang terbuka
f.
Penduduk yang heterogen
g.
Ketidakpuasan
masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu
h.
Orientasi ke depan
i.
Nilai
meningkatkan taraf hidup
Faktor-faktor
yang menghambat
j.
Kurangnya
hubungan dengan masyarakat lain
k.
Perkembangan
ilmu pengetahuan yang lambat
l.
Sikap
masyarakat yang tradisional
m.
Adanya
kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat (vested Interest)
n.
Rasa
takut terjadinya kegoyahan dalam integrasi kebudayaan
o.
Prasangka
terhadap hal baru
p.
Hambatan
ideologis
q.
Kebiasaan
r.
Sikap
pasrah
D. Aktivitas Manusia Dalam Ruang
Aktivitas
manusia dalam ruang berupa profesi yang dijalani oleh manusia itu sendiri
(human activity). Dalam perkembangan ekonomi kehidupan manusia ada beberapa
tahapan. Adapun tahap-tahap kehidupan
masyarakat yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi (fundamental occupation)
sebagai berikut:
1. Berburu dan meramu
2. Pastoral / menggembala
3. Bertani
4. Pra ndustri
5. Masyarakat pertanian modern dan
industry maju.
Kegiatan tersebut semakin berkembang
seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahkan kegiatan ekonomi
sekarang sudah mengalami perubahan orientasi, yaitu dari kegiatan ekonomi
berbasis sumber daya alam berubah menjadi sumberdaya berbasis kreatifitas yang
dikenal juga dengan istilah ekonomi kreatif.
Manusia
beraktivitas dan senantiasa bersentuhan dengan sesamanya, alam, maupun ruang.
Dalam kegiatan sosial ekonomi, perlu didukung oleh sarana dan prasarana.
Berdasarkan bentuknya, prasarana dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu
berbentuk ruang dan bangunan (space) dan yang berbentuk jaringan. Prasarana
berbentuk ruang baerupa perlindungan (rumah), pelayanan umum (birokrasi), kebudayaan
berupa bangunan hasil budi daya manusia. Prasarana yang berbentuk jaringan
berupa system pengangkutan, fasilitas umum, system pengairan, system
komunikasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar